Panewu Tunggul Alam lahir di Lamongan, Jawa Timur. Beliau merupakan sosok yang memiliki perhatian besar terhadap dunia pendidikan dan keislaman.
Bagi beliau, pendidikan bukan hanya tentang memperoleh gelar, tetapi juga merupakan proses untuk menambah ilmu, memperluas wawasan, membentuk karakter, dan memberikan manfaat bagi orang lain. Semangat untuk terus belajar tersebut terlihat dari perjalanan pendidikannya yang ditempuh secara bertahap dan di berbagai bidang keilmuan.
Perjalanan Pendidikan
Perjalanan pendidikan beliau dimulai dengan menempuh program D2 (Ahli Muda) di Ma’had Umar bin Al-Khatab, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA). Di lembaga tersebut beliau mengambil jurusan Bahasa Arab dan Studi Islam. Pendidikan ini memberikan dasar yang kuat dalam memahami Bahasa Arab sekaligus memperdalam pengetahuan tentang ilmu-ilmu keislaman. Beliau menyelesaikan pendidikan D2 tersebut pada tahun 2017.
Setelah menyelesaikan pendidikan D2, semangat untuk terus meningkatkan kemampuan akademik membawanya melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 (Sarjana Pendidikan) di Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah Paciran, Lamongan (STAIM). Beliau mengambil jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) dan berhasil menyelesaikan pendidikan tersebut pada tahun 2023.
Memperluas Keilmuan
Semangat belajar beliau tidak berhenti setelah memperoleh gelar sarjana. Beliau kemudian melanjutkan pendidikan di Safwa University, Mesir. Menariknya, beliau menempuh dua program S1 dalam bidang yang berbeda, yaitu Dakwah dan Syariah.
Pada program S1 (Bachelor of Arts) jurusan Dakwah, beliau memperdalam berbagai pengetahuan yang berkaitan dengan dakwah dan penyampaian ajaran Islam. Sementara itu, pada program S1 (Licence) jurusan Syariah, beliau memperluas pemahaman mengenai hukum dan ajaran Islam.
Setelah menempuh pendidikan S1, beliau kembali melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 (Master of Arts) di Safwa University, Mesir, dengan mengambil jurusan ‘Ulumul Qur’an. Bidang ini semakin memperdalam perhatiannya terhadap Al-Qur’an, baik dari sisi ilmu maupun pemahamannya.
Seluruh pendidikan di Safwa University, Mesir, ditempuh secara online. Meskipun dilakukan secara daring, proses tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik beliau untuk terus menambah dan memperdalam ilmu.
Pendidikan adalah perjalanan yang tidak pernah benar-benar selesai. Selama masih ada kesempatan untuk belajar, selalu ada ruang untuk tumbuh, memperbaiki diri, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi sesama.

0 Komentar